Wasir ?

 

Wasir kerap membuat penderitanya tersiksa. Penyakit ini banyak sekali diderita pada orang dewasa. Karena lokasinya yang tidak menguntungkan, biasanya penderita malu untuk diperiksa/berobat dan biasanya penderita berusaha mengobati sendiri penyakit tersebut dengan obat-obatan yang dibeli di pasaran.

Umumnya, orang yang terserang wasir adalah mereka yang banyak menghabiskan waktu dengan duduk, berdiri dalam waktu lama, atau sering mengangkat beban yang berat. Apalagi jika hanya sedikit mengonsumsi air putih dan sayuran berserat.

Dalam dunia medis, wasir atau ambeien disebut dengan hemoroid. Hemoroid merupakan pelebaran dan peradangan di pembuluh darah balik (vena) yang terdapat di anus atau rektum (bagian ujung dari saluran pembuangan sebelum sampai ke anus). Wasir disebabkan peregangan akibat pergerakan kotoran atau tekanan di pembuluh darah tersebut. Gejalanya gatal, nyeri, dan pendarahan di anus. Penderita wasir biasanya menderita yang teramat sangat saat buang air besar (BAB).

 

Hemoroid ada dua macam. Pertama hemoroid interna (wasir dalam), tidak dapat dilihat dari luar. Gerakan kotoran di dalam anus dapat menyebabkan luka, hingga mengakibatkan perdarahan. Biasanya hemoroid interna jarang menimbulkan nyeri. Kedua, hemoroid eksterna (wasir luar), yang muncul dan terlihat di luar anus. Hemoroid eksterna terasa sangat sakit. Jika mengalami radang, terasa gatal dan berdarah. Gejala keluar darah dari anus perlu diperiksa lebih lanjut, karena tidak hanya hemoroid yang menyebabkan gejala tersebut.

 

Penyebab

Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab hemoroid, diantaranya:

 

1. Konstipasi/sembelit atau hal lain yang dapat mengakibatkan peregangan pada anus.

2. Diare dan pengeluaran kotoran yang cepat.

3. Kebiasaan duduk atau berdiri dalam waktu lama, khususnya duduk di atas toilet.

4. Obesitas.

5. Kehamilan atau melahirkan.

6. Keturunan.

 

Pencegahan

 

1. Konsumsi makanan yang banyak mengandung serat . Konsumsi makanan tersebut dapat membuat tinja lunak dan bentuknya besar sehingga mudah melewati anus.

 

2. Minum air putih yang banyak.

 

3. Pertimbangan menggunakan suplemen serat. Ada banyak produk suplemen serat yang dapat membantu memperlancar buang air besar. Jika menggunakan suplemen, pastikan minum yang banyak (setidaknya 8 gelas). Jika kurang, suplemen justru membuat konstipasi bertambah parah. Jika digunakan sembarangan, suplemen dapat menimbulkan gas di dalam perut sehingga terasa tidak nyaman.

 

4. Lakukan olahraga atau aktivitas lainnya untuk memperlancar aliran pembuluh darah balik (vena). Olahraga juga dapat menurunkan berat badan, yang pada akhirnya dapat menghindari atau setidakmya mengurangi gejala hemoroid.

 

5. Hindari duduk atau berdiri dalam posisi lama. Duduk di alas yang keras, misalnya di atas WC dapat meningkatkan tekanan vena pada anus.

 

6. Jangan mengedan berlebihan atau menahan napas terlalu lama saat buang air besar (BAB). Tindakan tersebut dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah balik di bagian bawah rektum.

 

7. Jangan menahan BAB. Jika menunda BAB, sehingga rasa tersebut hilang, kotoran menjadi kering dan sulit melewati anus.

 

8. Mengurangi/mencegah stres.

 

 

 

Sumber:

 

Majalah DOKTER KITA Edisi 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: