Evolusi MargoCoy

pengabdian tanpa batas

Riwayat Hidupku
anak ndeso, gak ngerti opo2, tapi gelem soro,golek ridho wong tuo lan Alloh, hasile rekoso,dadekno lego,kabeh podo ngrasakno,
margono condro wijoyo namaku,aku dilahirkan di sebuah desa terpencil, jauh dari keramaian kota,masa kecilku kurang perhatian,tapi justru itu membuat diriku belajar mandiri (makan,mandi sendiri, bebas semau aku sendiri) , berburu,memancing, bercocok tanam dan memelihara burung kesukaaanku waktu kecil.aku lebih suka menyindiri.
dari Tk pertiwi, SDN lukrejo trus saya terpaksa meninggalkan kampung halaman untuk melanjutkan sekolah SMPN 2 Lamongan, aku tinggal bersama pak lek saya, masa inilah kehidupan orang tuaku tambah kurang harmonis,kesulitan ekonomi menjadi faktor utamanya karna orang tua sudah habis masanya,dengan kehidupan yang pas2an ku jalani hidup ini, terkadang saya harus membantu nenek berjualan di pasar demi untuk mendapatkan uang jajan,
lulus SMP ku melanjutkan sekolah STM perkapalan di Sidoarjo, dengan pertimbangan untuk mengurangi beban orang tuaku, Alhamdulillah ditempat inilah banyak pelajaran agama yang saya peroleh,mendalami ilmu agama membuat hidupku jadi tentram walau kenyataanya tak begitu,dengan sepeda buntut yang khusus ku bawa dari kampung ku jalani aktifitasku walau kadang diejek ama temenku,tapi aku tak malu.berjualan baju , sepatu ku lakukan untuk tambahan ku menyambung hidup.
setamat STM ku diterima kerja di Pt PAL sebagai tenaga kontrak,dari pagi sampai malam ku kerja karna target perusahaan, lama-lama ku jenuh dengan kehidupan seperti ini,muncul di benakku aku harus lebih baik dari sekarang,aku harus sekolah!! tapi biaya dari mana???? kuliah sambil kerja itulah solusinya.walau sering telat jam kuliah pertama ( masuk jam 4 datang jam 5 ),alhamdulillah gelar sarjana ku raih juga.
rencana tinggal rencana maunya hidup di surabaya tak taunya harus ke jakarta, smua demi keinginan orang tua,ku jalani hidup ini sampai ketemu jodohku disini…..

 

 

                                                    Emakku Tercinta tersabar n tersayang

Keluarga besar Waris ( Bapak, makde Satoyah ,aku, istri ,makde Sripah,bek musirah, Pak lek Mat rais)

Sodara sekandung ( ki – ka ) Achmad fajar  kakaku, Aku, istri, Suto S adekku I, M,Arief P Adekku yang bontot

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: